Monday, February 8, 2016

Pengertian Torque Converter Serta Kelebihan dan Kekurangan

Prof apasih torque converter? Dan apa kelebihan dan kekuranganya?

torque converter merupakan sistem pemindah daya dari engine menuju sistem transmisi, dengan bantuan fluida dan putaran turbin sebagai penerus dayanya. Fungsinya sebagai memperbesar momen. Tetapi transmisi menggunakan torque converter merupakan metode transmisi paling konvensional, sekarang sistem transmisi sudah berkembang jauh teknologinya. Pada dasarnya komponen utama torque converter mempunyai 3 komponen penting, yaitu:
  1. Turbin : Merupakan baling-baling yang berhubungan dengan flywheel mesin, berfungsi untuk membuat pusaran fluida dengan mengikuti putaran mesin yang akan diteruskan menuju transmisi.
  2. Stator : Stator terletak diantara turbin dan pump. Berfungsi untuk menyetabilkan pusaran fluida yang didapat dari turbin untuk menuju pump.
  3. Pump : Dari konstruktur bentuknya hampir menyerupai turbin. Tetapi ada sedikit perbedaan di sirip-siripnya. Berfungsi sebagai penerus daya menuju transmisi dan membalikan fluida menuju turbin agar dibentuk pusaran kembali.
Kelebihan dari torque converter:
  • Dalam perawatanya torque converter dibilang sangatlah mudah, hanya memperhatikan kondisi oli yang terutama.
  •  Konstruksinya juga lebih simpel.
  • Biaya perawatan lebih murah.
  •  Memberikan akselerasi lebih spontan dari pada CVT.
Tetapi ini hanya buatan manusia yang tak luput dari kekurangan, yang diantaranya:
  • Tidak memiliki engine brake saat deselerasi.
  •  Perpindahan giginya terbilang masih kasar ketimbang CVT.
  •  Lebih boros BBM tertama saat kondisi macet atau stop and go.
Sekian dulu pembahasan tentang torque converter dari saya.
Terimakasih. 

INILAH KEHEBATAN TRANSMISI DUAL CLUTCH FORD ECOSPORT

Sistem transmisi pada Ford Ecosport menggunakan penggerak depan atau Transaxle. Transmisi pada kendaraan ini sudah menggunakan Dual Clutch,   yaitu   siste transmisi   terbar yang   mempunya beberapa kelebihan yaitu lebih menghemat bahan bakar dan saat perpindahan gigi menjadi sangat halus. Didalam transmisi yang dimiliki Ford Ecosport ini sama seperti dengan mobil dengan transmisi manual dengan mempunyai 6 gigi kecepatan dan 1 gigi mundur. Tetapi merupakan mobil yang menggunakan sistem transmisi jenis otomatis, karena mobil ini tidak menggunakan pedal kopling.
Berbeda dengan transmisi otomatis konvensional yang mengandalkan fluida untuk menggerakan perpindahan gigi transmisi. Semua sistem transmisi digerakan oleh gerakan dari motor elektrik dan berkerja secara otomatis untuk perpindahan setiap gigi saat melaju. Dan fluida hanya sebagai  pelumas  gigi  transmisi  saja  seperti  transmisi  manual  pada umumnya dan sisitem kopling menggunakan tipe kering, Sehingga tidak memerlukan pelumasan.
Cara kerja dari sistem transmisi ini memang sangat rumit, sehingga ini menjadi sebuah kekurangan dari transmisi jenis ini. Dalam pembahasan ini akan dijelaskan tentang bagian sistem transmisi otomatis Ford Ecosport:
1.   Kopling Ganda
Kopling merupakan salah satu bagian dari sistem pemindah tenaga yang berfungsi sebagai pemutus dan penerus tenaga yang dihasilkan oleh engine yang akan diteruskan menuju transmisi. Pada mobil otomatis sistem kopling digantikan dengan torque converter sebaga.
penerus daya, dengan mengandalkan pusaran fluida cair yang berputar untuk meneruskan daya ke sistem transmisi. Kerugian tentu lebih banyak dialami oleh torque converter, karena kendaraan akan menjadi lebih boros bahan bakar terutama saat keadaan macet.
Akan tetapi pada mobil Ford Ecosport dengan tipe transmisi otomatis dengan seri 6DCT250 ini sudah tidak menggunakan torque converter sebagai penerus daya ke transmisi. Ini merupakan kelebihan dari kopling seri ini. Sistem kopling untuk Ford Ecosport tipe otomatis ini sudah menggunakan kopling ganda. Kelebihan dari menggunakan
kopling jenis perpindahan gigi akan terasa cepat dan sangat lembut.
2.   Motor Actuator
Motor actuator merupakan sebagai penggerak untuk menekan kopling dengan dibantu dengan clutch buterfly untuk menekan kopling ganda tersebut. dalam sistem transmisi ini mempunyai dua buah motor actuator yang dimana berkerja saling bergantian yang diatur oleh Engine Menegement System (EMS). Dengan digerakan motor actuator kopling  A  disiapkan  untuk  melayani  gigi  1,3,5,  dan  mundur  dan kopling B melayani gigi 2,4, dan 6.
3.   Transaxle
Transaxle merupakan sistem pemindah tenaga untuk penggerak depan suatu kendaraan mobil yang mempunyai dua jenis cara kerjanya, yaitu manual dan otomatis. Tetapi pada mobil Ford Ecosport dirancang dengan   menganut   sistem   transmisi   otomatis   dual   clutc yang merupakan teknologi terbaru. Transmisi ini mempunyai dua buah kopling yang siap mengoprasikan saat berjalan yang digerakan dengan motor actuator dan diatur oleh Engine Menegement Sistem (EMS).
Walaupun transmisi jenis ini berkerja secara otomatis tetapi komponennya sama dengan transmisi manual dengan menggunakan synchromesh. Tidak layaknya transmisi otomatis konvensional biasanya.
4.   TSS sensor
TS sensor   terletak   ditransmisi   housing   diata input   shaft transmisi. Ini adalah sensor induksi yang mengukur kecepatan putaran dari input shaft. Sinyal yang digunakan sebagai untuk mengatur kerja
shift.
5.   TR sensor
TR sensor terletak pada selector shaft. Dengan mengoprasikan gearshift, shaft melalui selector lever cable, sliding contak untuk beberapa posisi di ketok ke dalam sensor TR. Kontak pemisah disalurkan untuk menyalurkan arus starter motor ketika di P dan di N. Sinyal sensor TR digunakan untuk menditeksi posisi selector lever dan meneruskan arus kontol untuk relay starter di selector lever posisi P dan N

6.   Transmisi Control Module (TCM)
Transmisi cotrol module merupakan komponen yang terus memeriksa  kecepatan  kendaraan  dan  sebagai  pemindah  shift  fork.
otomatis dari transmisi ini, jika kecepatan kendaraan berkurang sehingga putaran mesin dibawah dari batas terendah, maka TCM akan memindahkan gigi yang lebih rendah. Dan bila putaran mesin semakin tinggi atau saat akselerasi dan melebihi batas dari putaran yang ditentukan maka TCM akan berpindah ke secara otomatis ke gigi yang lebih tinggi.

Friday, February 5, 2016

Pengertian Tekanan Kompresi dan Perbandingan Kompresi Pada Mesin



Di dalam dunia otomotif pasti kita tak asing dengan istilah kompresi, kompresi pada mesin di bedakan menjadi dua macam yaitu tekanan kompresi dan rasio kompresi. Masih banyak orang belum mengenal istilah ini. Yuk saatnya kita belajar, saya mencoba untuk menjelaskan satu persatu.
Dalam mesin pembakaran dalam khususnya motor 4 stroke mempunyai 4 proses kerja yang diantaranya:
1. Proses hisap (suction)
2. Poses kompresi (compression)
3. Proses usaha
4. Proses buang
Proses Kompresi adalah proses penekanan udara oleh piston dari TMB menuju TMA yang  telah bercampur bahan bakar. Udara yang telah di kompresi jelas volumenya akan berubah menjadi lebih kecil. Pada proses ini diharapkan udara dan bahan bakar menjadi homogen sehingga ketika busi memercikan api akan mendapatkan kualitas pembakaran yang sempurna.

Berikut perbedaan tekanan kompresi dan rasio kompresi:

Tekanan kompresi adalah tekanan efektif rata-rata yang terjadi pada combustion chamber akibat dorongan piston. Tekanan kompresi dibagi menjadi 2 yaitu tekanan kompresi motorik dan tekanan kompresi pembakaran.

  1. Tekanan kompresi motorik adalah tekanan yang diukur menggunakan pressure gauge dari lubang busi dengan cara menarik full handle gas maka throttle akan membuka secara penuh dan menstarter mesin  hingga mendapatkan angka tertinggi dari jarum pressure gauge tersebut dengan satuan kPa, psi, atau bar. Tekanan kompresi motorik yang dihasilkan mesin mencapai kisaran 9-13 psi atau 900-1300 kPa.
  2. Tekanan kompresi pembakaran adalah tekanan kompresi yang dihitung saat proses pembakaran pada saat mesin menyala. Pengukuran tidak dihitung menggunakan pressure gauge manual namun menggunakan pressure gauge yang ditanam pada silinder head. Tekanan kompresi pada saat pembakaran bisa mencapai 10 kali lipat dari tekanan kompresi motorik.

Perbandingan kompresi adalah perbandingan angka dimana total volume silinder (V2) dengan total volume ruang bakar(V1) dibagi dengan volume ruang bakar(V1). Yang di rumuskan sebagai berikut
Cr = V2 + V1 / V1
Untuk motor standar minimal kompresinya adalah 8.8 : 1. Semakin tinggi nilai perbandingan maka semakin sempit volume ruang bakarnya dan semakin besar pula volume silindernya. Dengan semakin tinggi perbandingan kompresi maka tenaga yang dihasilkan semakin tinggi pula.

Sekian penjelasan tentang kompresi, semoga bermanfaat.
Terimakasih.


Jenis Ruang Bakar Motor Diesel


Pada dasarnya ada 2 macam jenis ruang bakar pada motor diesel, yaitu: 
  1. Ruang bakar injeksi langsung (direct injection combustion chamber)
  2. Ruang bakar tidak langsung. (in-direct injection combustion chamber)
Ruang Bakar Injeksi Tidak Langsung (in-direct injection combustion chamber)
Pada ruang bakar injeksi tidak langsung tampak bahwa bahan bakar diinjeksikan oleh pengabut (nozzle) tidak secara langsung pada ruang bakar utama, namun diinjeksikan dalam ruang pembakaran awal. Dalam pemakaiannya ruang pembakaran awal ini terdapat beberapa jenis diantaranya controlled air swirl chamber, comet air swirl chamber, Suarer dual-turbulence system, dan pre-chamber system
Masing-masing bentuk dan sistim yang dikembangkan memiliki keunggulan dan kelemahan, namn pada umumnya tipe ruang bakar ini dipasangkan pada kendaraan penumpang dimana kenyamanan lebih penting dari pada kendaraan komersial, disamping itu mesin diesel dengan ruang bakar prechamber menghasilkan sangat rendah racun emisi (HC dan NOx) dan biaya pembuatan lebih rendah daripada mesin injeksi langsung. Berdasarkan kenyataan itulah mesin diesel dengan ruang bakar injeksi tidak langsung (prechamber) pemakaian bahan bakarnya lebih hemat dari pada mesin injeksi langsung  (10 - 15%). 
Ruang Bakar Injeksi Langsung (direct injection)
Berbeda dengan tipe pembakaran tidak langsung, pada motor diesel pembakaran langsung, injeksi bahan bakar langsung ditujukan kedalam ruang bakar utama (combustion chamber), sehingga konstruksinya lebih sederhana. Disamping itu tenaga yang dihasilkan akan lebih besar dibandingkan dengan tipe pembakaran tidak langsung, namun karena membutuhkan tekanan kompresi yang lebih besar, maka suara yang ditimbulkan akan lebih besar, disamping itu membutuhkan material yang lebih kuat pula.

sekian dulu pembahasan tentang Jenis Ruang Bakar Motor Diesel. terimakasih
SELAMAT BELAJAR.

Kelebihan Teknologi Turbo Charger

Dengan kemajuan teknologi, saat ini banyak sekali  piranti tambahan untuk meningkatkan daya mesin pada kendaraan. dengan menambahkan kompresor udara pada mesin maka output daya yang dihasilkan akan menjadi lebih besar. Tentu dengan menggunakan turbo charger.

Turbo charger merupakan kompresor sentrifugal yang mendapatkan daya gerak turbin yang sumber geraknya berasal dari gas buang mesin. Turbo charger dipasang pada mesin pembakaran dalam yang fungsinya menambahkan volume udara pada mesin, dengan menaiknya volume udara dalam mesin maka tenaga yang dihasilkan mesin akan lebih besar dan mesin lebih efisien.

Tenaga yang dihasilkan dari penggunaan turbo charger hampir mencapai 2 kali lipat dari kondisi mesin yang tidak menggunakan turbo charger. Sehingga mesin akan jauh lebih responsif saat akselerasi.

Cara kerja:
Turbo charger mempunyai 2 buah turbin yang berbentuk keong atau rumah siput yang dimana fungsinya berbeda. Turbin pertama diletakan pada exhaust mesin yang berfungsi untuk menggerakan baling-baling, gas buang pada mesin akan menggerakan turbin utama. Dengan bergeraknya turbin exhaust yang diteruskan oleh shaft maka akan menggerakan turbin intake, pergerakan turbin intake akan menyedot udara sebanyak-banyaknya sehingga tekanan udara pada intake manifold akan menjadi tinggi. Dengan menaiknya tekan udara dan meningkatnya jumlah udara yang menuju ruang silinder maka output daya yang dihasilkan mesin akan menjadi lebih besar.

Udara yang dihasilkan oleh intake turbo cenderung panas akibat gesekan udara-udara dan tekanan yang tinggi didalam intake manifold, sehingga perlu adanya piranti tambahan untuk mendinginkan udara yang sering disebut dengan intercooler.

Turbo charger tidak hanya digunakan pada kendaraan yang menggendong mesin diesel saja tetapi sudah banyak kendaraan yang berbahan bakar bensin menggunakan teknologi ini, contohnya: Toyota FT-1, McLaren P1 dll.

Sekian penjelasan saya mengenai piranti tambahan pada mesin.
Terimakasih

Thursday, February 4, 2016

Perbedaan Mesin Pembakaran Dalam dan Pembakaran Luar

Motor bakar adalah salah satu jenis mesin kalor yang mengubah tenaga kimia bahan bakar menjadi tenaga mekanis dan pengubahan dilaksanakan didalam mesin itu sendiri. Tetapi sebelum diubah menjadi tenaga mekanis, tenaga kimia diubah menjadi tenaga thermal terlebih dahulu dengan adanya pembakaran. Dengan demikian mesin kalor terdiri atas:
Mesin pembakaran dalam atau yang disebut juga dengan internal combustion engine (ICE)

Mesin pembakaran dalam merupakan pembakan yang dilakukan secara langsung didalam combustion chamber untuk menggarakan piston dari TMA menuju TMB dan kembali lagi menuju TMA.
Contoh: mesin mobil sekarang ini.
keuntungan pembakaran dalam:
  • Penakaian bahan bakar irit
  • Konstruksi lebih ringkas
  • Tidak mengeluarkan asap
Kekurangan:
  • Tidak bisa menggunakan bahan bakar yang sambarang
  • Membutuhkan kompresi yang tinggi untuk memanaskan ruang bakar yang berguna untuk penguapan bahan bakar.
Mesin pembakaran luar atau external combustion engine (ECE)

Mesin yang pembakarannya dilakukan diluar mesin, dengan bantuan uap panas untuk menggerakan piston.
Contoh: kereta uap pada zaman dahulu
Keuntungan pembakaran luar:
  • Dapat memakai semua jenis bahan bakar
  • Dapat menggunakan bahan bakar bermutu rendah

Kekurangan pembakaran luar:
  • Konstruksi rumit
  • Banyak memakan tempat


luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com